April 4, 2025

KaskusBola

Komunitas Blog Informasi Seputar Sepakbola

Heidenheim Dari Divisi Keenam ke Liga Konferensi UEFA

3 min read
Heidenheim

Heidenheim Dari Divisi Keenam ke Liga Konferensi UEFA –  Tahun 2023, ada tim bola dari Jerman, Heidenheim namanya. Tim ini tuh kayak anak bawang yang tiba-tiba nongol di pesta gede. Baru pertama kali main di Bundesliga, terus langsung dicengin bakal jadi “tim keajaiban semusim”. Eh, yang ada mereka malah jadi tim keajaiban beneran. Gak main-main, sekarang mereka lolos ke Liga Konferensi UEFA. Jadi, yang dulu ngomong mereka bakal gagal? Yaa, silakan makan kue kekalahan, deh.

Pertanyaan Apakah Chelsea ke Heidenheim

Bayangin, sekarang Heidenheim bakal main lawan Chelsea. Bukan di mimpi, bukan di game FIFA mu, tapi di dunia nyata! Stadion mereka, Voith-Arena, cuma muat 15.000 orang. Itu kecil banget dibandingkan Allianz Arena atau Signal Iduna Park. Populasi Heidenheim sendiri cuma 50 ribu orang, jadi kalau mereka pindah main ke stadion gede Dortmund, satu kota bisa nonton dan masih ada kursi kosong.

Dulu Diremehkan, Sekarang Melejit!
Pas pertama kali naik kasta ke Bundesliga, orang-orang bilang Heidenheim bakal langsung balik turun. Soalnya? Duit mereka nggak sebanding sama tim-tim raksasa. Tapi eh tapi, di akhir musim 2023/24, mereka finis di posisi ke-8! Bayangin, bukan cuma aman dari degradasi, mereka malah dapet tiket main di play-off Liga Konferensi UEFA.

Dan gak berhenti sampai di situ. Mereka lolos ke fase grup, bantai tim-tim kayak NK Olimpija, Pafos FC, dan Hearts. Total poin mereka? Sempurna. 9 dari 9. Frank Schmidt, pelatih mereka yang udah kayak bapak asuh tim ini, sampe speechless.

> “Chelsea datang? Wow, ini bakal jadi spesial banget,” kata Schmidt sambil senyum-senyum tipis di konferensi pers.

Frank Schmidt, Si Bapak Gaul yang Stay Humble

Om Schmidt ini bukan pelatih kaleng-kaleng. Dia udah megang tim sejak 2007! Itu artinya dia udah hampir 2 dekade ngurusin Heidenheim dari nol. Bayangin, dulu mereka main di divisi ke-6, sekarang udah ketemu Chelsea. Tapi nih, walau udah menang banyak, doi tetep santai.

Saya sih realistis aja. Fokus kita tetep bertahan di liga. Kalau mimpi boleh, tapi saya gak mau terlalu mikirin klasemen,” katanya.

CEO Holger Sanwald: Dari Amatir ke CEO Tim Eropa
Kamu tau gak sih? CEO mereka, Holger Sanwald, gabung sama Heidenheim pas tim ini masih main di liga amatir. Sekarang? Dia udah ngelihat klub ini jadi peserta Liga Konferensi UEFA. Apa resepnya? Dia bilang sih: ketekunan, ambisi, dan kejujuran. Simple kan? Tapi ya itu, gak gampang dilakuin.

Pemainnya Juga Pada Rendah Hati

Tim Kleindienst, striker mereka, salah satu top performer musim lalu. Cetak 12 gol! Tapi dengerin nih apa kata doi:

> “Sebelum musim mulai, saya pikir cuma bisa cetak dua gol. Jadi ya, ini udah kayak mimpi banget.”

Norman Theuerkauf, wakil kapten, juga punya vibe yang sama. Dia bilang, “15 bulan lalu, saya masih main lawan Regensburg di Bundesliga 2. Sekarang saya main di Eropa. Ini sih kayak cerita dongeng.”

Moral Cerita: Jangan Remehin yang Kecil-Kecil!
Intinya, Heidenheim ini kayak cerita underdog yang bikin percaya kalau kerja keras dan konsistensi bisa bawa ke mana aja. Mereka bukan tim kaya raya, gak punya stadion gede, tapi punya mental juara.

Jadi buat yang masih ngecengin mereka, mending duduk manis aja sambil nunggu pertandingan mereka lawan Chelsea. Siapa tau, Heidenheim bakal bikin makin tercengang.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.